Manajemen Integrasi
Tugas utama para pemimpin proyek
adalah melakukan integrasi dari semua unsur dan sumber daya yang tekait dalam
suatu proyek.tanggung jawab tertinggi proyek tetap berada ditangan manajer
proyek sebagai “chief integrator”.
Tanpa adanya perencanaan yang
baik, mustahil sebuah proyek dapat disetujui dan dilaksanakan. Konsep IPM
selalu dimulai dengan bagaimana cara membuat sebuah rencana yang jelas dan
dapat dimengerti. Selanjutnya adalah bagaimana menyusun sebuah rencana yang dapat
beradaptasi dengan perubahan cepat yang terjadi karena dinamika bisnis
(perubahan)dari waktu ke waktu. Eksekusi terhadap proyek yang dilakukan harus
berdasarkan rencana yang telah disusun dan disepakati bersama
Kunci Keberhasilan
Eksekusi IPM
IPM dibangun berdasarkan 3(tiga)
filosofi penting yang merupakan kunci dari keberhasilan sebuah proses eksekusi,
yaitu:
Team Learning
Total Solution Approach
Systems Thinking
Proses utama yang
harus dilakukan manajer proyek dan timnya dalam terkait manajemen integrasi
Tahap Inisiasi dan
Perencanaan:
Memastikan adanya Project
Charter.Sebagai bentuk mandate dan penjelasan gambaran umum proyek kepada PM
untuk memulai perkerjaan.
Memimpin
penyususanan Project Management Plan atau Project Execution Plan.
Tahap Pelaksanaan
dan Pengawasan:
Mengarahkan dan
menjadi penanggung jawab utama.
Melakukan koordinasi
dengan anggota tim dan unit kerja pendukung serta pihak klien maupun pengguna
akhir proyek.
Memantau dan
mengadalikan perubahan dan mecegah terjadinya scope creep.
Tahap
penyeselesaian:
Proses integrasi
belum berakhir hingga tahap penyelesaian proyek.Menyelesaikan segala urusan
dengan pihak ketiga